Metafiksi, Memori, dan Otoritas Moral dalam Novel Atonement karya Ian McEwan
Bayu Ade Prabowo, Roma Kyo Kae Saniro
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Andalas University
阅读操作
确认中在文库中上传 PDF 后可生成中文音频讲解。
摘要与影响
Novel Atonement karya Ian McEwan menempati posisi penting dalam diskursus sastra kontemporer karena mempertanyakan hubungan antara fiksi, memori, dan tanggung jawab moral melalui strategi metafiksional yang kompleks. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana metafiksi, memori, dan otoritas moral berinteraksi dalam novel serta mengkaji implikasi etis dari konstruksi naratif sebagai bentuk penebusan. Penelitian menggunakan desain kajian kepustakaan dengan pendekatan kualitatif-deskriptif, mengintegrasikan teori metafiksi (Waugh, Hutcheon), studi memori (Erll, Nora), dan etika naratif. Analisis dilakukan melalui pembacaan tertutup terhadap enam kutipan inti yang merepresentasikan tiga dimensi penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa narasi metafiksional mengonstruksi memori bukan sebagai representasi objektif melainkan sebagai produk dari hasrat untuk menguasai; Briony mengklaim otoritas moral secara sepihak dan totaliter melalui mekanisme miniaturisasi; dan novel secara eksplisit mengkritik legitimasi etis penebusan naratif dengan mengidentifikasi paradoks fundamental bahwa kekuasaan absolut penulis justru menghilangkan kemungkinan penebusan autentik. Signifikansi penelitian ini terletak pada integrasi komprehensif tiga dimensi—metafiksi, memori, dan otoritas moral—yang belum dilakukan penelitian sebelumnya. Implikasinya adalah pemahaman bahwa kemampuan mengontrol narasi tidak sama dengan legitimasi moral, dan penebusan autentik memerlukan dialog dengan perspektif orang lain, bukan konstruksi naratif sepihak.
逐年被引趋势
暂无年度引用数据
关键指标
同类平均 = 1
同领域 · 同年份 · 同类型
Google Scholar 与 OpenAlex 的被引统计范围不同,数值存在差异属正常。
AI 辅助阅读
依据:摘要
可就本文提问;依据不足时会说明。
学术脉络
学科主题
社会科学Narrative Theory and Analysis
Contemporary Literature and Criticism · Literature and Cultural Memory